Kawah Ijen Banyuwangi, Pesona Alam Jawa Timur

kawah ijen banyuwangi

Kawah Ijen Banyuwangi, Indahnya Kawah Gunung dan Fenomena Blue Fire

Hello guys balik lagi di webku dan semoga kalian selalu dalam keadaan sehat. Jangan lupa untuk berolahraga dan bersyukur setiap harinya ya. Kali ini aku mau membahas salah satu destinasi indah yang pernah aku datangi yaitu Kawah Ijen yang berada di Banyuwangi Jawa Timur. Kawah Ijen merupakan sebuah danau besar berwarna hijau kebiruan yang terletak di puncak gunung Ijen.

Terletak di antara kabupaten Banyuwangi dan kabupaten Bondowoso Jawa timur. Gunung Ijen sendiri memiliki ketinggian 2386 mdpl. Dari Surabaya membutuhkan waktu 6 hingga 7 jam berkendara dengan jarak 276 km sedangkan dari pusat Banyuwangi membutuhkan waktu 1 setengah jam untuk sampai di lokasi.

Perjalanan Menuju Kawah Ijen

Perjalanan ke Kawah Ijen kali ini aku tempuh dengan menggunakan sepeda motor dari Surabaya. Berangkat pukul 2 siang dari Surabaya aku pun tiba di pintu masuk Ijen yakni di pos Paltuding sekitar pukul 12 malam. Perjalanan ke Ijen ini melalui rute Surabaya-Sidoarjo-Pasuruan-Probolinggo-Besuki-Bondowoso-Banyuwangi. Sempat berhenti di beberapa titik selama perjalanan disebabkan motor teman yang mengalami ban bocor, istirahat dan sholat di pom bensin Utama Raya, hingga makan malam di alun-alun Bondowoso.

pom bensin utama raya

Ketika malam hari mulai datang, perjalanan pun aku lanjutkan di tengah gelapnya rute yang aku tempuh. Selama perjalanan pun sangat minim penerangan bahkan di jalan provinsi sekalipun. Bahkan ketika mulai menuju ke arah gunung Ijen setelah dari Bondowoso, hampir tidak kutemui rumah warga sehingga hanya lampu motor yang menjadi sumber cahaya waktu itu. Selain itu aku juga sempat menemui pos perijinan ketika di tengah-tengah perjalanan ke Kawah Ijen.

Setelah memasuki area camp Paltuding dan pintu masuk Kawah Ijen mulai banyak ditemui warung-warung dan sudah banyak wisatawan yang menunggu loket masuknya dibuka. Karena loket masuk baru dibuka sekitar pukul 1 dini hari sedangkan aku tiba sekitar pukul 12 malam maka mau tidak mau aku pun harus menunggu di tengah dinginnya udara gunung Ijen. Sembari meminum kopi hangat rasanya tak cukup menghangatkan badan di tengah hawa dingin yang menerpa.

Trekking ke Puncak Kawah Ijen

Ketika loket sudah buka para wisatawan langsung berebut dan berdesakan mengantri untuk membeli tiket. Karena waktu itu aku kesana pada hari sabtu sehingga harga tiket masuknya sekitar 7500 per orang di hari libur dan bisa berbeda lagi jika hari biasa. Perjalanan menuju puncak kawah Ijennya ternyata belum berakhir, aku mesti berjalan sekitar 2 jam dengan kondisi trek tanah yang lumayan menanjak. Bahkan tak sedikit pula wisatawan yang kelelahan dan berhenti selama perjalanan.

Setelah 2 jam berjalan akhirnya aku sampai di puncak Kawah Ijen. Rasa lelah dan capek serasa terbayar lunas melihat keindahan kawah Ijen saat itu. Langit yang cerah tanpa ada awan membuat cahaya bulan dengan terang menerangi puncak Ijen. Bahkan dengan mata telanjang pun aku dapat melihat bintang-bintang dengan lebih jelas.

Setelah itu aku pun mulai turun untuk menuju kawahnya untuk melihat fenomena alam blue fire yang ada di Kawah Ijen. Karena banyaknya wisatawan waktu itu, maka perjalan turun pun mesti pelan-pelan karena harus bergantian dengan wisatawan lain. Setelah sampai di area kawah bau belerang semakin terasa semakin menyengat sehingga setiap wisatawan diwajibkan untuk memakai masker. Beruntungnya pada saat itu blue fire yang aku harapkan ternyata terlihat jelas malam itu. Terdapat di beberapa titik dengan nyala yang lumayan besar pula.

Pemandangan Pagi yang tak Kalah Indah

Setelah puas menikmati pemandangan blue fire aku pun naik lagi menuju puncak untuk bersiap menunggu matahari terbit dan sekitar pukul 5 pagi matahari pun mulai menunjukkan cahayanya. Pemandangan kala itu seakan membayar lunas perjuanganku dari Surabaya kesini. Keindahan Kawah Ijen menjadi terlihat jelas dengan air kawahnya yang hijau kebiruan, asap belerang yang mengudara, gunung-gunung di sekitarnya dan langit yang cerah membuat mata termanjakan akan viewnya.

Pesona Banyuwangi

Setelah puas mengabadikan pemandangan diatas, sekitar pukul 8 pagi aku pun memutuskan untuk turun sekaligus beristirahat sejenak di area camp Paltuding sebelum melanjutkan perjalanan menuju destinasi lain di Banyuwangi.

Kawah Ijen Jawa Timur
area pintu masuk kawah ijen

Sekian cerita pengalamanku berwisata ke Kawah Ijen di Banyuwangi. Jangan ragu untuk mengunjungi tempat ini karena kalian gak akan pernah menyesal telah mengunjunginya. Indonesia itu indah kawan so keep exploring Indonesia, thank you 🙂

Ikuti terus ceritaku selanjutnya..

Baca juga : Tari Kecak Uluwatu, Tarian Bali Dengan View Sunset

Kawah Ijen Banyuwangi

Maps : Google Maps

follow and subscribe my social media :

ig : instagram.com/rizki_arisandi_/

youtube : https://www.youtube.com/channel/UCbJIFm51cFAM7f98Bbmx85g

fb : facebook.com/machiatocoffeelatte/

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *