Gili Labak Sumenep, Surga di Ujung Pulau Madura

Gili Labak Sumenep

Gili Labak Sumenep

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jumlah pulau terbanyak di dunia. Hampir di setiap provinsi mempunyai pulau-pulau selain pulau utamanya. Selain itu di setiap pulau memiliki keindahan dan keunikannya masing-masing. Pada episode kali ini aku mau membahas salah satu pulau yang memiliki pantai indah yang telah menjadi destinasi wisata yang dulu pernah aku kunjungi. Pulau ini terletak di ujung pulau Madura dan terletak di kabupaten Sumenep yaitu pulau Gili Labak Sumenep.

Selain terkenal dengan wisata religi dan jembatan Suramadu nya, Madura juga memiliki banyak pulau tersembunyi yang masih jarang orang ketahui. Terlebih kabupaten Sumenep yang sebenarnya memiliki banyak Gili dan salah satunya Gili Labak. Terletak di tengah lautan Jawa dan masih jarang orang berkunjung menjadikan pulau ini bak surga tersembunyi dari pulau Madura. Pulau ini memiliki luas sekitar 5 hektar dan hanya puluhan keluarga yang menempati pulau kecil ini. Dan karena berada di tengah laut maka sebagian besar masyarakat Gili Labak hidup dari hasil laut. Namun semenjak seringnya wisatawan yang berkunjung ke pulau maka sebagian warga juga berjualan makanan dan minuman untuk wisatawan.

Lokasi dan Akses Menuju Gili Labak Sumenep

Pulau Gili Labak terletak cukup jauh dari pusat kabupaten Sumenep. Untuk menuju ke pulai ini wisatawan mesti menyeberang menggunakan kapal dan hampir sekitar 2 jam perjalanan laut. Untuk akses menuju pulau bisa melalui pelabuhan Kalianget yang terletak di sebelah timur Sumenep. Namun tidak usah khawatir karena saat ini banyak jasa open trip atau travel yang telah menyediakan jasa ke pulau Gili Labak. Persiapkan mental kalian saat hendak menyeberang karena ombak menuju Gili Labak yang cukup kencang dan kebanyakan kapal penyeberangan juga bukanlah kapal besar sehingga hempasan ombak akan semakin terasa.

Berangkat dari Surabaya pukul setengah 7 pagi menggunakan mobil, hampir jam 12 siang tiba di kabupaten Sumenep. perjalananku waktu itu sedikit lama karena harus menjemput teman yang rumahnya di Madura juga 2 orang. Setelah hampir 2 jam istirahat, makan dan bercengkrama di rumah teman, pukul 2 siang kami melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Kalianget dan menyewa kapal milik warga.

Waktu itu kami menggunakan jasa warga lokal berkat saran dari keluarga temanku tadi sehingga perjalanan bisa lebih private dan murah. Meskipun begitu kami menyeberang bersama dengan rombongan lain yang hendak liburan ke pulau Gili Labak. Biaya menyebrang waktu itu hanya IDR80.000 perorang dan itupun sudah termasuk biaya balik ke Madura dan biaya sewa life jacket dan alat snorkeling.

Perjalanan menyeberang menempuh waktu kurang lebih 2 jam. Cuaca cerah dan berawan awan waktu itu membuat perjalanan menjadi lebih berkesan karena membuat suhu udara tidak terlalu panas meskipun ombak yang kami lalui lumayan besar. Meskipun kapal yang kami naiki tidak terlalu besar namun dapat melaju dengan cepat.

Keindahan Pulau Gili Labak Sumenep

Setelah 1.5 jam perjalanan pulau Gili Labak mulai terlihat dari kejauhan. Hingga akhirnya setengah jam kemudian kapal yang kami tumpangi mulai berlabuh di pantainya. Melihat pantai yang begitu bersih dan jernih membuat ingin langsung menceburkan diri ke laut. Tak hanya itu melihat pasir putih yang bersih begitu kontras dengan air laut yang hijau kebiruan membuat mata seakan tak mau lepas melihatnya. Kami tiba di pantai sekitar pukul 4 sore dan langsung menurunkan barang bawaan menuju ke pulau. Tak lama kemudian kami langsung berenang di laut sembari menunggu sunset Gili Labak yang terkenal sangat indah.

  • Gili Labak
  • wisata madura
  • wisata madura
  • gili labak madura
  • Sunset
  • Sunset Gili Labak

Menginap di Pulau Gili Labak

Setelah puas berenang menikmati sunset kami memutuskan untuk beristirahat di salah satu warung sembari memesan kopi. Tak lama kemudian kami dapat tawaran dari yang punya warung kalau mau bisa sewa rumahnya untuk menginap malam ini. Kami yang pada awalnya sudah prepare membawa tenda malah memilih untuk mengiyakan tawaran tersebut. Alhasil kami pun menginap di rumah warga tersebut. Jarak dari pantai ke rumah sekitar 150 m dnega kontur jalan berpasir layaknya di pantai. Tidak ada penerangan sama sekali.

Setelah sampai rumah kami bersih-bersih diri sekaligus mandi. Pukul 7 malam kami menuju ke pantai lagi namun bukan untuk bermain melainkan untuk makan malam di warung. Enaknya lagi karena di tengah laut maka hasil ikan di warung tersebut juga dijual dengan harga sangat murah sehingga tak sampai menguras kantong untuk makan enak.

Gili Labak Penginapan

Pagi Hari di Gili Labak

Keesokan harinya waktu menjelang subuh cuaca mendadak berubah menjadi hujan hingga menjelang matahari terbit. Rencana untuk menikmati sunrise di Gili Labak menjadi gagal karena awan tampak menyelimuti langit pagi itu. Meskipun mendung namun tak menyurutkan niat kami untuk bermain air lagi. Hingga pukul 8 cuaca mulai bersahabat dan menjadi cerah. Keindahan pulau Gili Labak di pagi hari pun semakin terlihat.

  • Pantai Madura
  • Gili Island
  • Travel East Java
  • Gili Labak Madura East Java

Setelah puas berenang kami menuju warung untuk membeli sarapan pagi. Menu yang kami pilih waktu itu ialah Indomie goreng plus nasi dan telur ditambah segelas teh manis hangat. Dan total harga untuk satu menu sarapan pagi tersebut cuma IDR10.000 guys, sangat murah bukan padahal di tengah laut dan di tempat wisata pula. Pukul 12 siang kemudian kita beranjak untuk meninggalkan Gili Labak sekaligus tak lupa memberikan uang sebagai uang sewa rumah kepada pemiliknya. Tak lupa juga kami mengabadikan momen terakhir di Gili Labak waktu itu sebagai kenang-kenangan.

Gili Labak Madura

Sekian cerita berlibur di pulau Gili Labak di Sumenep Madura. Bagi kalian yang suka pantai terutama pantai yang masih bagus dan sepi tidak ada salahnya untuk mengunjungi pulau Gili Labak ini. Dan semoga pariwisata Indonesia bisa bangkit dari pandemi dan tambah maju kedepannya.. Travel is an investment in yourself.. 🙂

Follow my another article, thank you..

Baca juga : Gunung Penaggungan, Pengalaman Pendakian Gunung Terfavorit

Gili Labak, Madura

Buka : Setiap Hari / 24 jam

Alamat : BerabanKombang, Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur / Google Maps

Penilaian dan Ulasan Tripadvisor

Peringkat: 4.5 dari 5.

follow and subscribe my social media :

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *